{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"DERAJAT KESEHATAN","type":"text"},{"id":"Jumlah","type":"text"}],
  "records": [
    [1," - Jumlah Bayi Lahir Hidup","10435"],
    [2," - Angka Lahir Mati","116"],
    [3," - Jumlah Bayi Mati","132"],
    [4," - Angka Kematian Bayi (AKB)","12.65"],
    [5," - Jumlah Balita Mati","12"],
    [6," - Angka Kematian Balita (AKBA)","13.7"],
    [7," - Jumlah Kematian Ibu","10"],
    [8," - Angka Kematian Ibu","95.8"],
    [9," - AFP Rate ( non polio ) < 15 Tahun","3"],
    [10," - Angka Insidens TB ( Tuberkolosis ) Paru","0.60"],
    [11," - Angka Prevalensi TB Paru","0.60"],
    [12," - Angka Kematian Akibat TB Paru","5.96"],
    [13," - Angka Penemuan Kasus TB Paru ( CDR )","32%"],
    [14," -  Success Rate TB Paru","87%"],
    [15," - Jumlah penderita baru TBC BTA yang ditemukan dan diobati","470"],
    [16," - Jumlah perkiraan pendeira baru TBC TBA","1490"],
    [17," - Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA","31.54%"],
    [18," - Penemuan dan Penanganan Pneumonia Balita","25.68%"],
    [19," - Jumlah Kasus Baru HIV ( Human Immunodeficiency Virus )","23"],
    [20," - Jumlah Kasus Baru AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome )","26"],
    [21," - Jumlah penderita HIV/AIDS","344"],
    [22," - Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya","7"],
    [23," - Jumlah Kematian Karena AIDS","5"],
    [24," - Donor Darah Diskrining Positif HIV","-"],
    [25," - Persentase Penemuan dan Penanganan Diare (%)","50.56%"],
    [26," - Jumlah Kasus Baru Kusta ( Pausi Basiler )","1"],
    [27," - Jumlah Kasus Baru Kusta ( Multi Basiler )","2"],
    [28," - Angka Penemuan Kasus Baru Kusta ( NCDR )","3"],
    [29," - Persentase Kasus Baru Kusta 0 - 14 Tahun (%)","0"],
    [30," - Angka Prevalensi Kusta","0.0038"],
    [31," - Penderita Kusta PB Selesai Berobat ( RFT PB )","1"],
    [32," - Penderita Kusta MB Selesai Berobat ( RFT MB )","1"],
    [33," - Jumlah Kasus Difteri ","0"],
    [34," - Case Fatality Rate Diftery","0"],
    [35," - Jumlah Kasus Pertusis","0"],
    [36," - Jumlah Kasus Tetanus ( non neonatorum )","0"],
    [37," - Case Fatality Rate Tetanus ( non neonatorum )","0"],
    [38," - Jumlah Kasus Tetanus ( neonatorum )","0"],
    [39," - Case Fatality Rate Tetanus ( neonatorum )","0"],
    [40," - Jumlah Kasus Campak","1"],
    [41," - Case Fatality Rate Campak","0"],
    [42," - Jumlah Kasus Polio","0"],
    [43," - Jumlah Kasus Hepatitis B","78"],
    [44," - Incidence Rate DBD ( Demam Berdarah )","0.00052"],
    [45," - Case Fatality Rate DBD ( Demam Berdarah )","1.5%"],
    [46," - Angka Kesakitan Malaria ( Annual Parasit Incidence )","0"],
    [47," - Case Fatality Malaria ( Annual Parasit Incidence )","0"],
    [48," - Angka Kesakitan Filariasis","0"],
    [49," - Penimbangan Bayi Baru Lahir","10435"],
    [50," - Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR )","393"],
    [51," - Jumlah Balita","46436"],
    [52," - Jumlah Balita Gizi Baik","41456"],
    [53," - Jumlah Balita Gizi Kurang","3001"],
    [54," - Jumlah Balita Gizi Buruk","308"],
    [55," - Jumlah balita gizi lebih","1671"],
    [56," - Prevalensi balita gizi buruk","0.66%"],
    [57," - Prevalensi balita gizi kurang","6.46%"],
    [58," - Prevalensi balita gizi baik","89.28%"],
    [59," - Cakupan balita gizi buruk mendapatkan perawatan","100%"],
    [60," - Proprosi penduduk dengan asupan kalorai di bawah tingkat 1.400 Kkal/kapita/hari","70.43%"],
    [61,"- Proprosi penduduk dengan asupan kalorai di bawah tingkat 2.000 Kkal/kapita/hari","19.03%"],
    [62," - Kasus Penyakit Tidak Menular di Puskesmas dan Rumah Sakit","57273"]
]}
