{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"derajat_kesehatan","type":"text"},{"id":"2022_smt_1","type":"text"},{"id":"2022_smt_2","type":"text"},{"id":"satuan","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"ANGKA KEMATIAN","","",""],
    [2,"- - Jumlah Bayi Lahir Hidup","3604","9294",""],
    [3,"- - Angka Lahir Mati","54","91","Jumlah lahir mati"],
    [4,"- - Jumlah Bayi Mati","53","123",""],
    [5,"- - Angka Kematian Bayi (AKB)","14,71","13,23","per 1000 kelahiran hidup"],
    [6,"- - Jumlah Balita Mati","63","145",""],
    [7,"- - Angka Kematian Balita (AKBA)","17,48","15,6","per 1000 kelahiran hidup"],
    [8,"- - Jumlah Kematian Ibu","5","7",""],
    [9,"- - Angka Kematian Ibu","138,73","75,32","per 100,000 kelahiran hidup"],
    [10,"ANGKA KESAKITAN","","",""],
    [11,"- - AFP Rate ( non polio ) < 15 Tahun","0","0",""],
    [12,"- - Angka Insidens TB ( Tuberkolosis ) Paru","33,4","65,6","per 100,000 penduduk"],
    [13,"- - Angka Prevalensi TB Paru","41,8","85,9","per 100,000 penduduk"],
    [14,"- - Angka Kematian Akibat TB Paru","2,8","4,4","per 100,000 penduduk"],
    [15,"- - Angka Penemuan Kasus TB Paru ( CDR )","21,01","43,92",""],
    [16,"- - Success Rate TB Paru","45,49","88,68",""],
    [17,"- - Jumlah penderita baru TBC BTA yang ditemukan dan diobati","3697","8115",""],
    [18,"- - Jumlah perkiraan pendeira baru TBC TBA","8484","8484",""],
    [19,"- - Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA","43,58","95,65",""],
    [20,"- - Penemuan dan Penanganan Pneumonia Balita","503","1030",""],
    [21,"- - Jumlah Kasus Baru HIV ( Human Immunodeficiency Virus )","8","15",""],
    [22,"- - Jumlah Kasus Baru AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome )","13","6",""],
    [23,"- - Jumlah penderita HIV/AIDS","21","21",""],
    [24,"- - Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya","11","23",""],
    [25,"- - Jumlah Kematian Karena AIDS","8","3",""],
    [26,"- - Donor Darah Diskrining Positif HIV","TTD","TTD",""],
    [27,"- - Persentase Penemuan dan Penanganan Diare (%)","20,59","39,9",""],
    [28,"- - Jumlah Kasus Baru Kusta ( Pausi Basiler )","0","0",""],
    [29,"- - Jumlah Kasus Baru Kusta ( Multi Basiler )","1","1",""],
    [30,"- - Angka Penemuan Kasus Baru Kusta ( NCDR )","0,12","0,12",""],
    [31,"- - Persentase Kasus Baru Kusta 0 - 14 Tahun (%)","0","0",""],
    [32,"- - Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta (%)","0","0",""],
    [33,"- - Angka Prevalensi Kusta","0","0",""],
    [34,"- - Penderita Kusta PB Selesai Berobat ( RFT PB )","1","1",""],
    [35,"- - Penderita Kusta MB Selesai Berobat ( RFT MB )","1","1",""],
    [36,"- - Jumlah Kasus Difteri","0","0",""],
    [37,"- - Case Fatality Rate Diftery","0","0",""],
    [38,"- - Jumlah Kasus Pertusis","0","0",""],
    [39,"- - Jumlah Kasus Tetanus ( non neonatorum )","0","0",""],
    [40,"- - Case Fatality Rate Tetanus ( non neonatorum )","0","0",""],
    [41,"- - Jumlah Kasus Tetanus ( neonatorum )","0","0",""],
    [42,"- - Case Fatality Rate Tetanus ( neonatorum )","0","0",""],
    [43,"- - Jumlah Kasus Campak","0","10",""],
    [44,"- - Case Fatality Rate Campak","0","0",""],
    [45,"- - Jumlah Kasus Polio","0","0",""],
    [46,"- - Jumlah Kasus Hepatitis B","0","0",""],
    [47,"- - Incidence Rate DBD ( Demam Berdarah )","2,5","3,62",""],
    [48,"- - Case Fatality Rate DBD ( Demam Berdarah )","0","0",""],
    [49,"- - Angka Kesakitan Malaria ( Annual Parasit Incidence )","0","0,002",""],
    [50,"- - Case Fatality Malaria ( Annual Parasit Incidence )","0","0",""],
    [51,"- - Angka Kesakitan Filariasis","0","0",""],
    [52,"STATUS GIZI","","",""],
    [53,"- - Penimbangan Bayi Baru Lahir","3064","9294",""],
    [54,"- - Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR )","45","45",""],
    [55,"- - Jumlah Balita","52251","52251",""],
    [56,"- - Jumlah Balita Gizi Baik","39664","28358",""],
    [57,"- - Jumlah Balita Gizi Kurang","1668","1783",""],
    [58,"- - Jumlah Balita Gizi Buruk","107","134",""],
    [59,"- - Jumlah balita gizi lebih","1212","1112",""],
    [60,"- - Prevalensi balita dengan berat badan rendah/kekurangan gizi","4,22","5,01",""],
    [61,"- - Prevalensi balita gizi buruk","0,2","0,26",""],
    [62,"- - Prevalensi balita gizi kurang","3,19","3,41",""],
    [63,"- - Prevalensi balita gizi baik","83","79,23",""],
    [64,"- - Cakupan balita gizi buruk mendapatkan perawatan","100","100",""],
    [65,"- - Proprosi penduduk dengan asupan kalorai di bawah tingkat 1,400 Kkal/kapita/hari","TTD","TTD",""],
    [66,"- - Proprosi penduduk dengan asupan kalorai di bawah tingkat 2,000 Kkal/kapita/hari","TTD","TTD",""],
    [67,"- - Kasus Penyakit Tidak Menular di Puskesmas dan Rumah Sakit","TTD","TTD",""]
]}
